Singkawang, MC – Pemerintah Kota Singkawang kembali menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah berupa 206 paket baju olahraga, topi, dan kaos kaki kepada siswa SDN 26 Singkawang, Kelurahan Kuala, sebagai bentuk komitmen mendukung pendidikan yang merata dan berkualitas, Kamis (7/5/2026).

Sebelumnya, bantuan serupa juga telah disalurkan kepada siswa SDN 29 Singkawang. Program tersebut merupakan bagian dari perhatian Pemerintah Kota Singkawang ldalam membantu kebutuhan sekolah sekaligus mendorong semangat belajar siswa.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, didampingi Anggota DPRD Kota Singkawang, Trie Wahyudi dan Tajul Arifin, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, Asmadi. Kehadiran rombongan disambut antusias oleh para siswa dan orang tua penerima bantuan.

Wakil Wali Kota Muhammadin mengatakan, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.

“Bantuan ini tentu akan membantu meringankan beban orang tua siswa. Namun yang lebih penting, anak-anak harus semakin semangat belajar dan terus melanjutkan pendidikan, minimal hingga tamat SMA atau SMK,” ujarnya.

Ia menegaskan, program bantuan pendidikan tersebut merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD Kota Singkawang dalam menghadirkan pendidikan yang layak dan bermutu bagi seluruh masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari orang tua dalam membentuk karakter dan semangat belajar anak.

“Kita sebagai orang tua harus mampu mendidik anak-anak menjadi pribadi yang kritis dan mau terus belajar. Biarkan mereka mengeksplorasi ilmu pengetahuan agar nantinya Kelurahan Kuala mampu melahirkan generasi unggul dan pemimpin hebat di masa depan,” katanya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Singkawang, Trie Wahyudi menyampaikan bahwa pendidikan berkualitas harus mampu membentuk sumber daya manusia yang unggul, tidak hanya secara akademik tetapi juga memiliki keterampilan dalam mengelola potensi daerah.

Menurutnya, Kelurahan Kuala sebagai kawasan pesisir dan kampung nelayan memiliki peluang besar untuk berkembang apabila didukung oleh generasi muda yang terdidik dan melek teknologi.

“Kuala memiliki potensi besar menjadi kampung nelayan modern di masa depan. Dengan pendidikan yang baik, anak-anak di sini diharapkan mampu mengolah hasil alam dan potensi daerah secara lebih maju dengan dukungan teknologi,” ujarnya.

Trie Wahyudi juga mengajak seluruh orang tua agar terus mendukung pendidikan anak-anak mereka dan tidak ragu memiliki cita-cita besar demi masa depan generasi muda Kuala.

“Meskipun orang tuanya bekerja sebagai nelayan, jangan pernah takut bermimpi besar untuk masa depan anak-anak. Terus dorong mereka agar tetap bersekolah dan jangan sampai ada lagi anak-anak Kuala yang putus sekolah,” pungkasnya. (Gun)

Humas Singkawang