Singkawang, MC – Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memperkuat komitmen menghadirkan sistem pendidikan yang adil, transparan dan akuntabel melalui Penandatanganan Pakta Integritas dan Komitmen Bersama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026–2027 di Aula Kartini Disdikbud, Kamis (7/5/2026).

Penandatanganan pakta integritas tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Muhammadin bersama forkopimda, Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Kalimantan Barat, Kepala Disdikbud, OPD terkait, PGRI, serta seluruh kepala sekolah jenjang TK hingga SMP/sederajat.

Muhammadin mengatakan, komitmen bersama tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan pelaksanaan SPMB di Kota Singkawang berjalan objektif, terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, seluruh tahapan penerimaan murid baru harus mengedepankan prinsip keadilan tanpa membedakan latar belakang apa pun.

“Dengan langkah ini, sistem penerimaan murid baru tahun 2026–2027 diharapkan berjalan objektif dan akuntabel,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya prinsip inklusivitas dalam pelaksanaan SPMB agar seluruh anak memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

“Jangan ada yang bicara suku dan agama. Semua harus dilakukan secara adil,” ujarnya.

Kepala BPMP Kalimantan Barat, Iwan Kurniawan, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan SPMB di Kota Singkawang yang dinilai terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari keterlibatan aktif masyarakat dan orang tua siswa dalam mengawasi seluruh proses penerimaan peserta didik baru.

“Kami mengapresiasi kinerja Pemkot Singkawang dalam pelaksanaan SPMB karena pihak sekolah, masyarakat dan orang tua siswa benar-benar serius memperhatikan setiap proses penerimaan siswa baru,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, Asmadi, menilai kolaborasi seluruh elemen menjadi kunci dalam menciptakan sistem pendidikan yang merata dan berkeadilan bagi seluruh anak di Kota Singkawang.

Ia juga berharap dukungan insan media terus diperkuat dalam menyebarluaskan informasi yang akurat terkait pelaksanaan SPMB agar masyarakat memperoleh pemahaman yang benar terhadap seluruh mekanisme penerimaan murid baru.

“Suksesnya pelaksanaan SPMB di Kota Singkawang tidak lepas dari peran rekan-rekan media yang selalu menyajikan informasi sesuai fakta,” ujarnya.

Asmadi menambahkan, pihaknya berkomitmen melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan dalam setiap pelaksanaan SPMB. Pihaknya juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan kritik dan saran demi mewujudkan layanan pendidikan yang semakin baik.

“Kami terbuka menerima saran dan kritik dari masyarakat maupun pemerintah demi pelaksanaan SPMB yang lebih baik lagi,” ujarnya. (Gun)

Humas Singkawang