Singkawang, MC – Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menyampaikan sejumlah aspirasi dan persoalan strategis daerah kepada Kementerian Dalam Negeri dalam agenda REBOAN (Rembuk dan Bincang-Bincang Otonomi Daerah) yang digelar secara virtual pada Rabu (10/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti dari TCM Kantor Wali Kota Singkawang bersama Sekretaris Daerah dan sejumlah OPD terkait.

Dalam forum tersebut, Wali Kota Tjhai Chui Mie menyoroti dampak pemotongan anggaran daerah yang dinilai berpengaruh terhadap percepatan pembangunan dan kualitas layanan publik. Menurutnya, pengurangan alokasi anggaran menyebabkan sejumlah program pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan, jembatan, dan saluran drainase, tidak dapat berjalan secara optimal. Selain itu, sektor pendidikan juga turut terdampak akibat keterbatasan anggaran yang tersedia.

“Pemerintah daerah membutuhkan dukungan anggaran yang memadai agar pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar kepada masyarakat tetap dapat berjalan dengan baik,” ujar Tjhai Chui Mie.

Selain persoalan fiskal daerah, Pemerintah Kota Singkawang juga mendorong percepatan dukungan pemerintah pusat terhadap program ketahanan pangan. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan harapan agar usulan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang telah diajukan dapat segera direalisasikan guna meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Di sektor konektivitas dan pengembangan ekonomi, Pemerintah Kota Singkawang kembali mengusulkan percepatan pembangunan apron serta perpanjangan runway Bandara Singkawang. Infrastruktur transportasi tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan aksesibilitas, mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, serta memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia juga mengangkat persoalan perizinan investasi yang masih memerlukan proses panjang hingga ke tingkat pusat. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu hambatan bagi masuknya investasi baru ke daerah, termasuk pada sektor perhotelan dan pembangunan fasilitas pendukung lainnya.

“Kami berharap adanya penyederhanaan dan percepatan proses perizinan sehingga iklim investasi di daerah semakin kondusif dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta membuka lapangan kerja,” katanya.

Melalui forum REBOAN, Ia berharap berbagai aspirasi daerah dapat menjadi perhatian pemerintah pusat dalam penyusunan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan daerah. Dukungan terhadap penguatan fiskal daerah, pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan, serta kemudahan investasi dinilai menjadi faktor penting untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Meski menghadapi berbagai tantangan, Pemerintah Kota Singkawang menegaskan komitmennya untuk terus bekerja keras menghadirkan solusi dan memastikan pembangunan daerah tetap berjalan secara berkelanjutan demi mewujudkan Singkawang yang maju, mandiri, dan sejahtera. (MC)

Humas Singkawang