Singkawang, MC – Keterlibatan Forum Anak Kota Singkawang (FANTASI) dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 menandai penguatan partisipasi anak dalam proses perencanaan daerah.
Forum yang berlangsung di Balairung Kantor Wali Kota Singkawang, Jumat (17/6/2026) itu tidak hanya menjadi ruang dialog lintas pemangku kepentingan, tetapi juga wadah penyampaian aspirasi generasi muda secara langsung.
FANTASI hadir sebagai representasi suara anak dan menyampaikan gagasan melalui simbol Puzzle Peta Singkawang yang diserahkan kepada Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, dan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson. Simbol tersebut merefleksikan harapan akan pembangunan yang merata dan inklusif di seluruh wilayah kota.
Dalam forum itu, perwakilan FANTASI, Valencia Katarina Lidya, Sri Khoirun Nikmah, dan Fakhri Fasyin Putera mengemukakan tiga isu prioritas. Pertama, penguatan keamanan digital, dengan dorongan peningkatan pengawasan orang dewasa di ruang komunikasi remaja serta penegakan aturan Penyelenggara Sistem Elektronik guna menekan penyebaran konten negatif.
Kedua, pemerataan fasilitas publik. Anak-anak mendorong percepatan pembangunan sarana dan prasarana, khususnya di wilayah Singkawang Selatan, Utara, dan Timur, agar akses layanan publik dapat dirasakan secara adil.
Ketiga, peningkatan ketertiban dan keamanan lingkungan. Usulan yang disampaikan antara lain penerapan jam malam bagi anak hingga pukul 22.00, pemberian sanksi sosial terhadap pelaku perusakan fasilitas umum, serta penguatan patroli rutin demi menciptakan ruang yang aman dan kondusif.
Partisipasi FANTASI yang didampingi fasilitator Darmawi Safaril ditutup dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjamin hak partisipasi anak dalam pembangunan daerah.
Melalui Musrenbang ini, FANTASI berharap pemkot Singkawang dapat menempatkan perlindungan dan pemenuhan hak anak sebagai pijakan dalam penyusunan kebijakan, sejalan dengan upaya mewujudkan kota yang ramah anak dan berkelanjutan. (MC)
Humas Singkawang




