Singkawang, MC – Pemerintah Kota Singkawang menerima audiensi Pengurus Pondok Pesantren Makarim El Akhlak di Ruang Rapat Wali Kota, Senin (21/04/2025).
Kedatangan pengurus disambut langsung Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie.
Selain untuk menyerahkan undangan Haul Akbar ke 9 Al Habib Amin Muhsin Alhinduan kepada Wali Kota, audiensi juga ditujukan untuk menyampaikan dukungan penuh Ponpes Makarim kepada Pemkot Singkawang, dalam merawat keberagaman, kerukunan dan toleransi.
Menerima undangan kehormatan pada Haul Akbar tersebut, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie sangat menyambut baik. Menurutnya, acara Haul di Makarim selalu berhasil mendatangkan banyak pengunjung dari luar daerah bahkan dari luar Kalbar ke Kota Singkawang.
“Kita menyambut baik acara ini, dan apalagi acara Haul Habib Amin di setiap tahunnya terbukti, bisa mendatangkan banyak pengunjung dari luar daerah, bahkan banyak dari Kalteng, Kalsel, Kaltim hingga Jawa Timur ke Kota Singkawang,” ungkap Wali Kota Singkawang.
“Apalagi biasanya diperkirakan ada 5000 jamaah hadir di acara intinya,” sambungnya.
Baginya, hal tersebut berdampak pada pendapatan masyarakat Singkawang, terlebih warga sekitar tempat berlangsungnya acara.
“Haul itu selain meningkatkan Imam dan taqwa serta mengenang perjuangan pendiri Ponpes Makarim, Habib Amin dalam mendakwakan ajaran Islam, tentunya berdampak besar bagi pendapatan warga, khususnya warga sekitar Makarim,” ujarnya.
Mendatangkan banyak jamaah, Tjhai Chui Mie sebut Haul bisa menjadi cara mempromosikan Kota Singkawang kepada masyarakat luas.
“Warga sekitar harus terlibat memperindah daerah sekitarnya, agar kota kita menarik pengunjung untuk mau datang lagi ke Singkawang di moment lainnya,” katanya.
“Event Haul ini bisa menjadi cara kita mempromosikan Singkawang,” imbuhnya.
Dirinya juga mengapresiasi peran besar para ulama, habib dan kiai yang bukan hanya sekedar mengajarkan ilmu agama Islam, tapi juga mampu menjadi contoh baik dalam merawat kerukunan antar umat beragama.
“Saya sangat mengapresiasi peran habib, kiai bersama tokoh adat, agama dan budaya lainnya di Kota Singkawang, karena kontribusinya yang sangat besar membawa kota kita meraih predikat Tertoleran di Indonesia,” ungkapnya.
Hal tersebut diharapanya, tertular kepada kepada generasi muda Singkawang, sehingga lahir generasi yang cinta damai.
“Sikap para tokoh agama kita, semoga bisa memberikan semangat kepada anak muda untuk melakukan hal yang sama, tidak mudah terprovokasi oleh isu SARA,” harapnya.
“Karena hanya dengan harmoni dan toleransi, kita bisa menjalankan kehidupan yang baik di Kota ini (Singkawang),” tutupnya.
Sementara, salah seorang pengurus Makarim, Ustadz Hamidin menjelaskan, di setiap haul maupun acara lainnya, pihaknya selalu aktif mempromosikan kota Singkawang, baik itu wisata maupun pusat perbelanjaan dan kulinernya.
“Baik di acara Haul guru kami ataupun acara-acara lainnya di Ponpes Makarim, kami selalu mengenalkan kota Singkawang kepada jamaah kami dari berbagai daerah, baik itu keindahan alamnya, pusat belanja dan juga kulinernya,” ungkapnya.
“Bahkan jamaah kami sudah akrab dengan Pasir Panjang, Batu Belimbing, CV Arli, odong-odong, terlebih Pasar Hongkong,” lanjutnya.
Hamidin berharap, Haul yang rutin digelar di Ponpes Makarim tersebut, senantiasa berkontribusi besar meningkatkan perekonomian Singkawang.
“Lewat wasilah barokah Habib Amin Muhsin Alhinduan, kami berharap Haul beliau selalu berdampak meningkatkan ekonomi di Kota Singkawang yang kita cintai ini,” harapnya. (Gun)
Bid. IKP/Kominfo