Singkawang, MC – Pemerintah Kota Singkawang memastikan tidak akan melakukan pemutusan kontrak terhadap Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, meski isu serupa terjadi di sejumlah daerah lain di Indonesia.
Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, menegaskan bahwa kabar pemutusan kontrak yang ramai diberitakan media nasional tidak berdampak pada kebijakan di Singkawang.
“Kami mendapat informasi itu dari media nasional, tetapi kami pastikan hal tersebut tidak terjadi di Singkawang,” ujar Muhammadin, Rabu (1/4/2026).
Kepastian tersebut, kata dia, didasarkan pada hasil rapat bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Pemerintah kota telah menghitung kemampuan anggaran dan memastikan pembayaran gaji PPPK paruh waktu tetap terjamin.
“Memang ada efisiensi anggaran, tetapi dari hasil rapat dengan BKPSDM dan dinas terkait, anggaran masih cukup untuk membayar gaji PPPK paruh waktu,” katanya.
Di sisi lain, Pemkot Singkawang masih menunggu kejelasan kebijakan dari pemerintah pusat terkait status PPPK paruh waktu. Meski demikian, Muhammadin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk melindungi para pegawai tersebut.
Ia menyatakan, jika nantinya ada kebijakan pusat yang berpotensi merugikan PPPK paruh waktu, pihaknya akan berupaya memperjuangkan agar kebijakan tersebut tidak diterapkan di Singkawang.
“Kalau ada kebijakan yang mengarah pada pemutusan kontrak karena alasan anggaran, kami akan berupaya agar hal itu tidak terjadi di Singkawang,” ujarnya.
Muhammadin juga menekankan bahwa PPPK paruh waktu memiliki kontribusi penting dalam jalannya pemerintahan daerah. Karena itu, keberadaan mereka dinilai tidak bisa dipisahkan dari pelayanan publik di Kota Singkawang.
“Jasa dan pengorbanan mereka sangat besar bagi jalannya pemerintahan,” katanya.
Ia pun mengimbau para PPPK paruh waktu untuk tetap tenang dan menjalankan tugas seperti biasa, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Tidak perlu khawatir. Tetap bekerja sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” kata Muhammadin. (Gun)
Humas Singkawang




