Singkawang, MC – Cahaya obor berpadu dengan lantunan musik marching band bernuansa islami memeriahkan Pawai Obor & Lentera Ramadhan 1447 Hijriah di Kota Singkawang, Senin (16/2/2026) malam.

Kegiatan yang dipusatkan di Halaman Mess Daerah Singkawang itu dibuka oleh Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie dan Wakil Wali Kota Muhammadin bersama jajaran Forkopimda dan panitia pelaksana.

Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang rute pawai, menyaksikan iring-iringan peserta yang membawa obor dan lentera sebagai simbol penyambutan bulan suci Ramadan. Tahun ini, perayaan terasa istimewa karena Ramadhan 1447 H bertepatan dengan Tahun Baru Imlek 2577, memperkuat nuansa harmoni di Kota Singkawang.

Wakil Wali Kota Muhammadin menyampaikan, konsistensi penyelenggaraan pawai obor selama lima tahun berturut-turut tidak terlepas dari sejarah masuknya Islam ke Nusantara yang berkembang melalui pendekatan budaya dan kolaborasi nilai-nilai lokal.

“Kita sudah lima tahun secara berturut-turut menggelar pawai obor, sebuah nilai budaya bangsa yang harus kita lestarikan dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan,” ujarnya.

Ia berharap, cahaya obor yang dinyalakan tidak sekadar menjadi simbol seremonial, melainkan dimaknai sebagai peningkatan keimanan dan semangat umat Muslim dalam menjalani ibadah puasa.

“Semoga cahaya obor ini sejalan dengan meningkatnya keimanan kita yang sebentar lagi akan menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadhan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Tjhai Chui Mie menilai, api obor merepresentasikan semangat kebersamaan yang melintasi perayaan lintas agama, mulai dari Imlek, Ramadan, hingga Idul Fitri.

“Api obor ini bukan api biasa. Ini adalah api semangat kebersamaan antara kita semua, pada momentum Imlek, puasa, dan Idul Fitri,” ujarnya.

Humas Singkawang