Singkawang, MC – Pemerintah Kota Singkawang mematangkan integrasi layanan darurat 112 dengan sistem pengaduan lintas perangkat daerah serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk pengawasan kota.
Langkah ini dibahas dalam kunjungan Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Chantal Novyanti dan jajaran ke PT Jasnita Telekomindo Tbk di Jakarta, Senin (13/4/2026).
Dalam kunjungan itu, Wali Kota meninjau langsung pusat pengelolaan layanan 112 yang menjadi tulang punggung sistem respons cepat terhadap laporan masyarakat. Peninjauan ini sekaligus menjadi langkah pemantapan sebelum layanan diluncurkan secara lebih luas.
Tjhai Chui Mie mengatakan, kehadiran layanan 112 diharapkan mempermudah warga dalam menyampaikan laporan, aspirasi, hingga kondisi darurat seperti kebakaran dan kejadian mendesak lainnya.
“Selama ini kita sudah bekerja sama, tetapi hari ini kita melihat langsung operasionalnya. Ke depan kita rencanakan peluncuran layanan 112 untuk memudahkan masyarakat menyampaikan laporan, termasuk situasi darurat,” katanya.
Selain itu, Pemkot Singkawang menyiapkan pengembangan sistem berbasis omni channel yang memungkinkan integrasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Dengan sistem ini, berbagai kanal layanan publik akan terhubung dalam satu platform terpadu sehingga respons pemerintah menjadi lebih cepat dan terkoordinasi.
Penguatan teknologi juga akan diperluas melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) pada jaringan kamera CCTV di sejumlah titik strategis. Teknologi ini dirancang untuk mendeteksi secara real-time berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban, seperti perusakan fasilitas umum, pencurian, hingga aksi balap liar.
“Dengan dukungan teknologi, kita bisa memantau kejadian yang tidak diinginkan secara langsung, termasuk di ruang publik seperti taman. Ini bagian dari upaya menciptakan rasa aman bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap, integrasi layanan darurat, penguatan sistem pengaduan, serta pemanfaatan AI dapat mendorong terciptanya tata kelola kota yang lebih responsif.
“Langkah ini diharapkan bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Singkawang,” harapnya. (MC)
Humas Singkawang




