Singkawang, MC – Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Statistik Sektoral bagi jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Singkawang.
Kegiatan yang mengusung tema “Menghasilkan Data sesuai Prinsip Satu Data Indonesia” tersebut dilaksanakan di Ruang TCM Kantor Wali Kota Singkawang, Senin (25/5/2026).
Kepala Dinas Kominfo Kota Singkawang, Chantal Novyanti dalam kesempatan ini menegaskan bahwa, data berkualitas merupakan fondasi utama dalam penyusunan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.
“Statistik sektoral memegang peranan penting. Data yang dihasilkan harus memenuhi standar data nasional, memiliki metadata yang jelas, serta dapat dibagipakaikan melalui interoperabilitas antarinstansi,” ujar Vivi.
Ia menambahkan, sinergi antara perangkat daerah sebagai produsen data, Diskominfo sebagai walidata, dan Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai pembina data perlu terus diperkuat.
“Saya harapkan kita senantiasa kompak dalam membangun data kelola data daerah, hal ini juga sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia serta Peraturan Wali Kota Singkawang Nomor 26 Tahun 2020 tentang Satu Data Indonesia Tingkat Daerah,” tegasnya.
Dalam kegiatan pembinaan tersebut pula, Tim Pembinaan Statistik Sektoral BPS Kota Singkawang menyampaikan tiga materi utama, yakni Satu Data Indonesia, Standar Data Statistik (SDS) Nasional sesuai Keputusan Kepala BPS Nomor 996 Tahun 2025, serta sosialisasi awal persiapan Sensus Ekonomi 2026.
Terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, jajaran perangkat daerah diminta untuk dapat berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat dan pelaku usaha binaan di masing-masing sektor.
“Dukungan tersebut diharapkan mampu menghasilkan potret kondisi ekonomi Kota Singkawang yang akurat guna mendukung pemetaan daya saing daerah,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, seluruh operator data perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Singkawang diharapkan memiliki pemahaman yang seragam terkait tata kelola data. Dengan demikian, setiap kebijakan pembangunan yang diambil dapat benar-benar didasarkan pada data yang valid, akurat, dan akuntabel.
Humas Singkawang




