Singkawang, MC – Perum Bulog Kantor Cabang Singkawang menerima kunjungan 37 siswa kelas X Jurusan Pemasaran SMKS Mudita dalam kegiatan eduwisata study tour di Gudang Bulog Kampung Melayu, Jalan Alianyang, Singkawang Barat, Rabu (22/4/2026).

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Perum Bulog Kalimantan Barat, Rasiwan, didampingi Kepala Kantor Cabang Perum Bulog Singkawang, Noldi Ramayadi, beserta jajaran.

Dalam kesempatan itu, Rasiwan menyebutkan komitmen Bulog untuk memberikan edukasi kepada generasi muda terkait peran strategis lembaga dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Menurutnya, pemahaman sejak dini penting agar pelajar memiliki kesadaran terhadap kondisi pangan di Indonesia.

“Sebagai generasi penerus, para siswa perlu mengetahui bagaimana kondisi ketahanan pangan kita. Saat ini, Indonesia telah menunjukkan capaian positif dalam menjaga ketersediaan pangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan eduwisata menjadi sarana efektif untuk memberikan gambaran nyata kepada siswa mengenai ketersediaan stok pangan, khususnya di Kota Singkawang dan sekitarnya yang berada dalam kondisi aman.

“Melalui kunjungan ini, siswa dapat melihat langsung stok pangan di gudang, sehingga mereka memahami bahwa ketersediaan pangan di Singkawang terjaga dengan baik,” katanya.

Lebih lanjut, Rasiwan menyampaikan bahwa keberhasilan menjaga stok pangan nasional turut berkontribusi terhadap stabilitas di tengah dinamika global. Dengan ketersediaan stok yang memadai, Indonesia dinilai mampu mengantisipasi dampak krisis pangan dunia.

“Stok pangan nasional yang kuat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas, termasuk di tengah tantangan geopolitik global,” katanya.

Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga serta partisipasi aktif pelajar dalam mendukung ketahanan pangan.

“Melalui eduwisata ini, kami ingin menumbuhkan rasa bangga sekaligus mendorong generasi muda untuk ikut berperan dalam menjaga stabilitas pangan,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu siswa, Samuel, mengaku mendapatkan pengalaman berharga dari kunjungan tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan pemahaman langsung mengenai peran Bulog dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan.

“Kami jadi memahami bagaimana Bulog menjaga stok dan stabilitas harga beras, sehingga tetap terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.

Sebagai siswa jurusan pemasaran, ia juga melihat peluang untuk mengembangkan usaha keluarga di sektor pangan, termasuk kemungkinan menjadi mitra dalam rantai distribusi.

“Kunjungan ini membuka wawasan kami tentang rantai distribusi pangan. Ke depan, ini bisa menjadi peluang untuk terlibat lebih jauh, termasuk menjadi mitra dalam penyaluran bahan pokok,” tutupnya. (Gun)

Humas Singkawang