Singkawang, MC – Upaya mempercepat pemerataan infrastruktur digital terus diperkuat melalui sinergi pusat dan daerah. Pemerintah Kota Singkawang bersama pemerintah provinsi dan kabupaten di Kalimantan Barat melakukan audiensi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Rabu (22/4/2026) di Jakarta guna mendorong penguatan konektivitas dan ekosistem digital.
Audiensi tersebut dihadiri Kepala Dinas Kominfo Kota Singkawang, Chantal Novyanti, bersama Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kalimantan Barat, perwakilan Diskominfo Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Sanggau, serta Baperida Provinsi Kalimantan Barat. Dari Kementerian Komdigi, hadir Santi dari Direktorat Akselerasi Infrastruktur Digital dan Handoko dari BAKTI Komdigi.
Dalam pertemuan itu, Kemenkomdigi mengungkapkan capaian signifikan Kota Singkawang yang telah mencapai 100 persen cakupan layanan broadband. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam pemerataan akses digital sekaligus fondasi percepatan transformasi digital di daerah.
Santi menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menghadirkan konektivitas yang merata bagi masyarakat.
“Cakupan broadband di Kota Singkawang yang telah mencapai 100 persen merupakan progres yang sangat baik dalam mendukung inklusi digital dan pelayanan publik berbasis teknologi,” ujarnya.
Sementara, Kepala Dinas Kominfo Kota Singkawang, Chantal Novyanti, turut menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat, khususnya melalui program BAKTI Komdigi. Ia menyoroti bantuan dua titik VSAT yang diberikan pada tahun 2024 sebagai langkah konkret memperluas akses internet di wilayah yang sebelumnya terbatas.
“Dukungan tersebut sangat membantu dalam memperluas akses internet, terutama untuk menunjang kegiatan pendidikan di wilayah dengan keterbatasan konektivitas,” kata Vivi.
Dua titik VSAT tersebut diketahui telah ditempatkan di Pondok Pesantren Ibnu Taimiyah Sedau dan SDN 74 Gambir, Mayasopa, yang kini menjadi penopang akses digital bagi masyarakat dan pelajar setempat.
Ke depan, Pemerintah Kota Singkawang berharap adanya dukungan lanjutan berupa penambahan empat titik VSAT serta pengembangan satu desa digital. Program desa digital ini direncanakan akan difokuskan untuk mendukung Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai bagian dari penguatan sektor pariwisata berbasis digital.
“Penguatan infrastruktur digital di sektor pariwisata diyakini mampu meningkatkan promosi daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta memperkuat ekosistem digital di Kota Singkawang,” ujarnya.
Audiensi ini menjadi bagian dari upaya mempercepat pemerataan infrastruktur digital di wilayah Kota Singkawang Kalimantan Barat. (HR)
Humas Singkawang




