Singkawang, MC – Sebanyak 115 PNS di lingkungan Pemerintah Kota Singkawang yang akan pensiun pada 2027 mulai dibekali pemahaman terkait hak keuangan, mekanisme pensiun, hingga peluang usaha setelah purna tugas.

Kegiatan pembekalan tersebut digelar oleh Pemerintah Kota Singkawang bersama PT Taspen dan Bank Kalbar Cabang Singkawang di Ruang Basement Kantor Wali Kota Singkawang, Kamis (9/4/2026).

Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, menegaskan bahwa pembekalan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kesiapan ASN dalam menghadapi masa purna tugas. Ia menekankan bahwa pensiun bukanlah akhir dari produktivitas, melainkan fase baru yang tetap perlu direncanakan dengan baik.

“Pemerintah Kota Singkawang bersama PT Taspen dan Bank Kalbar berkolaborasi memberikan pembekalan yang komprehensif bagi PNS yang akan memasuki masa purna tugas,” ujarnya.

Menurutnya, materi yang diberikan tidak hanya mencakup mekanisme pemberian dan pembayaran pensiun, tetapi juga optimalisasi manfaat Tabungan Hari Tua (THT) agar dapat dimanfaatkan secara bijak dan produktif.

Muhammadin juga mengingatkan bahwa terdapat sejumlah hak yang akan diterima PNS saat memasuki masa pensiun, seperti kenaikan pangkat pengabdian, THT, gaji pensiun, serta tabungan perumahan dari BP Tapera. Oleh karena itu, kesiapan administrasi menjadi hal penting yang perlu diperhatikan sejak dini.

Selain itu, ia menekankan pentingnya autentifikasi rutin melalui aplikasi Andal dari Taspen guna memastikan kelancaran pembayaran pensiun setiap bulan.

“Yang terpenting, jangan lupa melakukan autentifikasi setiap bulan agar gaji pensiun tidak terblokir,” tegasnya.

Ia juga berpesan agar para ASN tetap menjaga semangat kerja menjelang masa akhir pengabdian serta terus memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan pembangunan Kota Singkawang.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Singkawang, Sutiarno, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan kemudahan bagi PNS dalam memahami mekanisme pensiun sekaligus meningkatkan pemanfaatan manfaat THT.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pembekalan dan informasi terkait mekanisme pemberian pensiun serta meningkatkan manfaat THT,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembekalan juga mencakup aspek kewirausahaan agar para calon pensiunan tetap produktif setelah tidak lagi aktif sebagai ASN.

“Pembekalan ini tidak hanya materi ketaspenan dan teknis pembayaran gaji pensiun, tetapi juga pengenalan dan peminatan berwirausaha dari PT Taspen dan Bank Kalbar Cabang Singkawang,” imbuhnya.

Adapun 115 PNS yang akan purna tugas pada 2027 terdiri dari 5 orang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), 11 orang Jabatan Administrator, 7 orang Jabatan Pengawas, 51 orang Jabatan Fungsional Guru, 13 orang Jabatan Fungsional Tenaga Kesehatan, 8 orang Jabatan Fungsional Teknis, serta 20 orang Jabatan Pelaksana.

Sutiarno juga menyampaikan bahwa kegiatan serupa telah dilaksanakan sebelumnya bagi ASN yang memasuki masa pensiun tahun 2026, dan akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan.

“Diharapkan, memasuki masa akhir pengabdian tidak mengurangi semangat kerja, tetapi justru semakin memperkuat dedikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. (do)

Humas Singkawang