Singkawang, MC – Pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri mulai disiapkan. Sekitar 150 personel gabungan dikerahkan dalam Operasi Ketupat Kapuas 2026 di Kota Singkawang.
Kesiapan itu ditandai dengan apel gelar pasukan yang berlangsung di halaman Mapolres Singkawang, Kamis (12/3/2026) sore. Apel diikuti unsur kepolisian, TNI, serta sejumlah instansi terkait.
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, turut memeriksa kesiapan personel dan sarana prasarana yang akan digunakan selama operasi berlangsung.
Menurutnya, apel gelar pasukan menjadi bentuk kesiapan bersama untuk memastikan masyarakat dapat menjalani Idulfitri dengan aman dan nyaman.
“Kami dari Pemerintah Kota Singkawang mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas pelaksanaan apel gelar pasukan ini,” katanya.
Ia menilai sinergi pemerintah daerah, kepolisian, TNI, dan instansi terkait menjadi kunci menjaga stabilitas keamanan kota, terutama pada masa libur panjang dan arus mudik Lebaran.
“Operasi yang dilaksanakan bersama ini tentu menambah rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Kota Singkawang siap menyambut Idulfitri dan rangkaian mudiknya,” ujarnya.
Selain pengamanan, Pemkot juga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman selama periode mudik.
Ia mengatakan, berdasarkan koordinasi dengan pihak terkait, pasokan BBM di Kota Singkawang dalam kondisi mencukupi. Masyarakat diminta membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan.
“Yang penting masyarakat membeli sesuai kebutuhan, bukan untuk disimpan atau ditimbun,” katanya.
Ia juga mengingatkan warga yang hendak mudik agar memastikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan.
“Pastikan rumah terkunci dengan baik. Hindari juga mengunggah informasi di media sosial bahwa rumah sedang ditinggalkan,” ujarnya.
Kapolres Singkawang, AKBP Dody Yudianto Arruan, mengatakan apel gelar pasukan merupakan bagian dari kesiapan pengamanan Operasi Ketupat Kapuas 2026 di wilayah Kalimantan Barat, khususnya Kota Singkawang.
Menurut dia, operasi tersebut difokuskan pada pelayanan dan perlindungan bagi masyarakat, baik yang melakukan perjalanan mudik maupun yang tetap berada di kota selama libur Idulfitri.
“Mulai dari keamanan saat meninggalkan rumah hingga pengamanan jalur dan fasilitas publik,” kata Kapolres.
Dalam pelaksanaannya, Polres Singkawang melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, Pemerintah Kota melalui Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta sejumlah instansi terkait lainnya.
“Total sekitar 150 personel yang akan bertugas selama kurang lebih 13 hari untuk mengamankan rangkaian kegiatan Idulfitri,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat tidak khawatir terhadap ketersediaan BBM di Kota Singkawang. Berdasarkan koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait, stok dipastikan mencukupi.
“Masyarakat tidak perlu panik. Jangan melakukan panic buying atau menimbun BBM,” katanya.
Humas Singkawang




