Singkawang, MC – Sebanyak 935 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan seluruh rangkaian Perayaan Imlek dan Festival Cap Go Meh 2026 di Singkawang. Pengamanan dilakukan sejak pertengahan Februari hingga awal Maret 2026 guna memastikan agenda budaya berskala nasional itu berlangsung aman dan tertib.
Kesiapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Ruang TCM Kantor Wali Kota Singkawang, Jumat (27/2/2026). Wakapolres Singkawang Kompol Riko Syafutra menegaskan, jajarannya siap mendukung penuh pelaksanaan perayaan Imlek hingga puncak Cap Go Meh.
Menurut Kompol Riko, perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Singkawang telah lama menjadi ikon budaya yang menarik perhatian nasional hingga internasional. Karena itu, pengamanan dilakukan secara maksimal dan terintegrasi.
“Seperti yang kita tahu bersama, Singkawang telah menjadi ikon perayaan Imlek dan Cap Go Meh. Maka pengamanan jelas kami laksanakan secara maksimal,” ujarnya.
Pengamanan dilaksanakan melalui Operasi Liong Kapuas 2026 yang melibatkan jajaran Polda Kalimantan Barat serta polres penyangga di wilayah sekitar. Dari total 935 personel, kekuatan terdiri atas anggota Polres Singkawang, bantuan kendali operasi (BKO) Polda Kalbar, personel Polres Sambas, Mempawah, dan Bengkayang, serta unsur TNI, Polisi Militer, dan mitra pengamanan lainnya.
Operasi pengamanan berlangsung sejak 16 Februari hingga 4 Maret 2026. Rangkaian kegiatan diawali pembukaan pada 15 Februari 2026 di Stadion Kridasana, dilanjutkan pesta kembang api, konser, pawai lampion, hingga puncak Cap Go Meh pada 3 Maret 2026.
Pada hari puncak, pengamanan akan dibagi dalam tiga ring. Ring pertama difokuskan pada area panggung kehormatan VVIP, ring kedua di zona peserta dan tamu undangan, serta ring ketiga mencakup jalur pawai dan area penonton.
“Nanti akan diamankan dengan sistem tiga ring, mulai dari pengamanan panggung kehormatan VVIP hingga pengamanan jalur dan area penonton,” kata Riko.
Selain pengamanan kegiatan, kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas guna meminimalkan kemacetan di pusat kota. Sosialisasi jalur pengalihan dilakukan untuk membantu masyarakat dan wisatawan menyesuaikan pergerakan selama perayaan berlangsung.
Ia mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan mematuhi arahan petugas demi kelancaran acara.
“Harapan kami, perayaan Cap Go Meh 2026 dapat berlangsung lancar, aman, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat serta wisatawan,” ujar Riko.
Humas Singkawang




