Singkawang, MC – Informasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan perjalanan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang ke Turki menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dipastikan tidak benar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Singkawang, Asmadi, mengatakan, tidak pernah ada perjalanan dinas ke Turki sebagaimana yang dituduhkan. Ia menjelaskan, perjalanan yang dilakukan sebelumnya merupakan ibadah umrah bersama keluarga dan bersifat pribadi.

“Tuduhan itu tidak benar. Tidak ada perjalanan dinas ke Turki, apalagi menggunakan APBD. Untuk perjalanan dinas luar negeri, ada aturan dan mekanisme yang ketat sesuai ketentuan Kemendagri dan Kementerian Luar Negeri,” ujar Asmadi, Senin (16/2/2026).

Ia menyebutkan, setiap pejabat daerah yang akan melakukan perjalanan dinas ke luar negeri wajib melalui proses administrasi dan perizinan sesuai regulasi pemerintah pusat. Prosedur tersebut mencakup persetujuan berjenjang serta pelaporan resmi, sehingga tidak memungkinkan dilakukan secara sembarangan.

Asmadi menilai, penyebaran informasi tanpa klarifikasi berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk mengedepankan verifikasi sebelum mempercayai maupun menyebarkan informasi di media sosial.

Menurutnya, ruang komunikasi tetap terbuka bagi masyarakat yang ingin memperoleh penjelasan langsung. “Silakan datang dan bertemu langsung apabila ada yang ingin ditanyakan. Kami siap menerima saran dan masukan, khususnya terkait pelayanan publik,” katanya.

Humas Singkawang