Singkawang, MC – Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disdaginkop UKM) menggelar Operasi Pasar Tahap I di Pasar Semi Modern Alianyang, Rabu (11/2/2026). Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah menjelang Hari Raya Imlek 2577 dan Bulan Suci Ramadan 2026.
Kepala Disdaginkop UKM Kota Singkawang, Yasmalizar, mengatakan operasi pasar merupakan program rutin yang secara konsisten dilaksanakan, terutama menjelang hari besar keagamaan ketika permintaan bahan pokok meningkat.
“Kegiatan operasi pasar ini memang program dari dinas kami dalam rangka mencegah inflasi di Kota Singkawang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan operasi pasar tahap pertama digelar selama dua hari di dua lokasi berbeda guna memperluas jangkauan masyarakat penerima manfaat. Hari pertama berlangsung di Pasar Semi Modern Alianyang, sementara hari kedua dijadwalkan di Terminal Pasiran.
“Dengan dua lokasi ini, kami harapkan lebih banyak masyarakat yang dapat mengakses paket sembako yang telah disiapkan,” kata Yasmalizar.
Pada operasi pasar edisi kali ini, Disdaginkop UKM menyiapkan total 2.476 paket bahan pokok. Setiap paket berisi beras premium 5 kilogram, gula pasir 2 kilogram, dan minyak goreng 2 liter, yang dapat ditebus masyarakat dengan harga Rp107.800.
“Paket tersebut disalurkan selama dua hari, masing-masing 1.238 paket pada tanggal 11 dan 12 Februari 2026,” ujarnya.
Menurut Yasmalizar, operasi pasar menjadi salah satu instrumen pengendalian harga yang ditempuh pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tren kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan. Ia mengakui, peningkatan harga sembako merupakan fenomena yang lazim terjadi akibat lonjakan permintaan.
“Harga sembako memang mulai naik karena permintaan meningkat. Ini sesuatu yang normal menjelang hari besar keagamaan. Namun, untuk ketersediaan bahan pokok di Kota Singkawang masih dalam kondisi aman dan terkendali,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi prosedur yang telah ditetapkan selama pelaksanaan operasi pasar, termasuk membawa KTP dan Kartu Keluarga sebagai syarat pembelian. Hal ini dilakukan agar penyaluran berjalan tertib dan tepat sasaran.
“Kami sudah sampaikan kepada masyarakat yang mengantre untuk bersabar dan membawa KTP serta Kartu Keluarga sesuai persyaratan. Kalau hari ini tidak kebagian, jangan kecewa. Besok masih ada operasi pasar di Terminal Pasiran,” kata Yasmalizar.
Humas Singkawang




