Singkawang, MC – Pemerintah Kota Singkawang terus memperkuat tata kelola data berbasis prinsip Satu Data Indonesia guna mendukung perencanaan dan evaluasi pembangunan yang lebih tepat sasaran. Upaya ini dilakukan melalui Bimbingan Teknis Pengisian Data Statistik Sektoral Daerah (DSSD) pada e-Walidata SIPD RI yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Singkawang di Ruang TCM kantor Wali Kota, Kamis (29/1/2026).

Bimtek diikuti oleh para operator Satu Data dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai produsen data di lingkungan Pemerintah Kota Singkawang.
Kepala Diskominfo Kota Singkawang, Chantal Novyanti, mengatakan bimtek ini menjadi bagian dari peran Diskominfo sebagai wali data daerah untuk memastikan data statistik sektoral terkelola secara benar, terstandar, dan terintegrasi melalui portal nasional e-Walidata SIPD RI.

“Sebagai wali data, kami bertanggung jawab memastikan seluruh data statistik sektoral dari OPD terinput dengan benar ke dalam portal e-Walidata SIPD RI,” katanya.

Ia menyebutkan, e-Walidata SIPD RI berfungsi sebagai sarana nasional untuk menghimpun dan mengelola data sektoral agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam proses perencanaan dan evaluasi pembangunan daerah.

Menurutnya, bimtek ini juga merupakan tindak lanjut dari Daftar Data Kota Singkawang Tahun 2025 yang telah disepakati dalam Forum Satu Data pada 16 Desember 2025. Saat ini, pemerintah kota telah memasuki tahap krusial, yakni pengumpulan data.

“Jika sejak awal data sudah rapi dan sesuai standar, perencanaan kota akan lebih terarah dan tidak perlu berulang kali meminta data ke OPD,” ujarnya.

Data yang dihimpun melalui e-Walidata, kata dia, akan menjadi fondasi utama dalam penyusunan berbagai dokumen strategis daerah, seperti RKPD dan Renja Tahun 2027, serta evaluasi pembangunan melalui LPPD dan LKPJ.

“Tata kelola data bukan sekadar urusan administratif, tetapi menjadi dasar utama dalam pengambilan kebijakan,” ungkapnya.

Melalui bimtek ini, Diskominfo berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antar-OPD dalam memperbaiki kualitas data daerah agar semakin akurat, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Harapannya, teman-teman di OPD semakin kompak dan bersemangat sejak awal tahun untuk bersama-sama membenahi data Kota Singkawang ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

*Humas Singkawang*