Singkawang, MC – Pemerintah Kota Singkawang menyalurkan bantuan fasilitas sarana usaha kepada sembilan kelompok masyarakat melalui program perencanaan dan pembangunan industri serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bantuan tersebut diserahkan simbolis oleh Wakil Wali Kota Muhammadin Kamis (22/1/2026) di Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disdaginkop & UKM) Singkawang.
Bantuan yang diberikan meliputi 10 unit gerobak pedagang kaki lima, peralatan memasak, peralatan pengolahan makanan, mesin jahit, perlengkapan prasmanan, serta peralatan pendukung usaha kuliner.
Muhammadin menegaskan bahwa Pemerintah Kota Singkawang terus mendorong program yang berdampak langsung pada pengembangan UMKM. Ia meminta seluruh penerima bantuan memanfaatkan fasilitas yang diberikan untuk menggerakkan usaha dan meningkatkan perekonomian kelompok.
“Bantuan ini bukan untuk diperjualbelikan, tetapi harus dimanfaatkan sepenuhnya untuk menjalankan usaha karena merupakan aset negara yang diberikan untuk pengembangan usaha kelompok,” kata Muhammadin.
Ia juga mengingatkan para pelaku usaha agar menjalankan aktivitas usaha di lokasi yang telah ditetapkan pemerintah dan tidak mengganggu ketertiban umum.
“Gerobak dan tempat usaha silakan ditempatkan di depan rumah atau lokasi yang diperbolehkan, bukan di fasilitas umum yang dilarang, apalagi di atas parit atau tempat yang mengganggu ketertiban,” ujarnya.
Selain itu, Muhammadin meminta Disdaginkop & UKM Kota Singkawang memberikan pembinaan secara berkelanjutan kepada para pelaku usaha agar mampu berkembang menjadi UMKM yang mandiri.
“Pemerintah tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga mendampingi proses produksi, penjualan, dan pemasaran,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Muhammadin menekankan pentingnya kemudahan perizinan, administrasi, serta sertifikasi halal bagi pelaku UMKM. Ia menyebut Singkawang telah menjadi salah satu daerah terbaik dalam pemberian sertifikasi halal bagi produk UMKM.
“Capaian ini harus dipertahankan, sekaligus terus memberikan kemudahan perizinan dan administrasi bagi pelaku UMKM,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Disdaginkop & UKM Kota Singkawang, Yasmalizar, menyatakan bahwa keberhasilan program bantuan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas yang diberikan, tetapi juga oleh komitmen dan tanggung jawab para penerima bantuan.
“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada disiplin, komitmen, dan tanggung jawab seluruh penerima bantuan,” katanya.
Ia menekankan pentingnya manajemen usaha yang baik, transparansi pengelolaan keuangan, serta kerja sama antaranggota kelompok dalam menjalankan usaha secara berkelanjutan.
Selain pembinaan manajemen usaha, pihaknya juga menyiapkan strategi pendampingan pemasaran berbasis digital. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dan media sosial dapat memperluas jangkauan pemasaran produk UMKM secara lebih efektif.
“Melalui pembinaan pemasaran digital, kami berharap produk UMKM Singkawang dapat berkembang lebih cepat dan mampu bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Bidang IKP / Kominfo Singkawang




