Singkawang, MC – Pemerintah Kota Singkawang menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada lima kelompok tani sebagai upaya mendorong peningkatan produktivitas dan efisiensi usaha pertanian.

Bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian RI itu terdiri atas dua unit mesin rotavator dan tiga unit power thresher atau mesin perontok padi.

Seluruh alat tersebut diperuntukkan bagi kelompok tani yang dinilai aktif dan memiliki rekam jejak pengelolaan pertanian yang baik.

Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Dwi Yanti, mengatakan keberadaan alsintan diharapkan dapat membantu petani menghemat waktu dan tenaga kerja, terutama dalam pengolahan lahan dan pascapanen. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan alat secara kolektif demi kepentingan bersama.

“Alsintan ini dimanfaatkan untuk kesejahteraan seluruh anggota kelompok tani. Setelah kebutuhan internal terpenuhi, alat juga diharapkan bisa digunakan oleh kelompok tani lainnya,” ujarnya, Selasa (20/1/2025).

Selain pemanfaatan, kelompok tani penerima juga diminta memenuhi kewajiban administratif dengan menyusun laporan penggunaan alsintan dan menyampaikannya kepada Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kota Singkawang.

“Kami berharap ada laporan pemanfaatan alsintan yang disampaikan ke dinas sebagai bentuk pertanggungjawaban,” ujarnya.

Kepala DPKPP Kota Singkawang, Arfani, mengatakn bantuan alsintan diperoleh melalui mekanisme pengusulan yang dilakukan pemerintah daerah setiap tahun kepada Kementerian Pertanian. Proses ini disertai dengan pendataan dan pembinaan kelompok tani oleh penyuluh pertanian.

“Kelompok tani penerima sebelumnya sudah melalui pendataan dan pembimbingan. Jadi, sudah ada jejak rekam kerja yang menjadi pertimbangan,” kata Arfani.

Adapun lima kelompok tani penerima bantuan tersebut yakni Kelompok Tani Karang Intan, Sinar Intan, dan Tani Baru di Kelurahan Sedau, Kelompok Tani Harmonis di Kelurahan Semelagi Kecil, serta Kelompok Tani Tani Maju di Kelurahan Sijangkung.

Menurutnya, penggunaan alsintan diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengolahan lahan pertanian sekaligus mendukung peningkatan hasil produksi petani di Kota Singkawang.

“Dengan alsintan, pekerjaan menjadi lebih cepat dan efisien, sehingga produktivitas pertanian dapat meningkat,” ujarnya.(Do)

Bidang IKP/Kominfo Singkawang