Bagikan

Singkawang, MC – Wali Kota Singkawang mengatakan renovasi masjid Agung Singkawang terus dilakukan. Bahkan pihaknya akan melakukan sayembara terkait design detail penataan dan renovasi Masjid Agung Singkawang nantinya.

“Kita akan melakukan sayembara terkait desaign penataan Masjid Agung Singkawang yang terintegrasi dengan taman Cahaya Madani Gayung Bersambut,” ujar Wali kota Singkawang, Selasa (21/5/2019).

Sebelumnya, kata dia, sudah dibangun dua gerbang keluar masuk masjid Agung Kota Singkawang. Dimana dua gerbang yang dibangun ini dalam tahap penyelesaian. “Kan sudah dua gerbang. Itu dua gerbang tersebut merupakan sumbangan dari donatur,” ungkapnya. Sehingga bus bus besar bisa masuk ke kompleks masjid agung. Karena masjid Agung Singkawang ini biasanya digunakan untuk titik kumpul pengantaran dan penjemputan jamaah haji Singkawang.

Bahkan lebih jauh, Ia berharap Masjid Agung Kota Singkawang ini ke depan dapat berfungsi sebagai Islamic Center, dimana wadah multi fungsi dalam aktifitas umat Islam.

Dalam sayembara tersebut, kata dia, Tjhai Chui Mie meminta para arsitek harus pandai memadukan antara ciri khas kota Singkawang dalam pembangunan masjid Agung Singkawang. Masjid Agung ini sebagai salah satu wajahnya Kota Singkawang menjadi masjid luar biasa di Kalbar. “Yang jelas dari sayembara tersebut kita ambil yang terbaik lalu kita gunakan,” katanya.

Ia mengatakan penataan Masjid Agung ini hanyalah salah satu di antara program Singkawang Hebat. Pihaknya telah melakukan usulan program program strategis lainya ke Pemerintah pusat. “Kita sudah buat program jangka pendek, menengah dan panjang. Sudah kita presentasikan ke semua pihak. Jika direalisasikan pemerintah pusat lebih baik lagi, jika ada investor menanamkan modalnya maka kita akan lebih bersyukur lagi,”imbuhrnya.

Bahkan ia berharap renovasi masjid Agung Singkawang ini bisa selesai 2-3 tahun,dengan design yang unik, indah dan sejuk sehingga bisa menjadi kebanggan warga Kota Singkawang.

Hanya saja, kata dia, dalam waktu dekat ini kota Singkawang akan mendapatkan program Kota tanpa kumuh (Kotaku), yang rencananya akan dipusatkan di Kelurahan Kuala, Singkawang Barat. “Penataan akan dilakukan, designya juga ada, salah satunya penataan sungai yang ada,” tuturnya.

MC. Kota Singkawang