Bagikan

Singkawang, MC – Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie meminta kepada masyarakat untuk tidak takut dan khawatir divaksin COVID-19. 

“Saya pikir masyarakat Singkawang lebih mengutamakan kesehatan. Mari sama-sama kita putus penyebarannya yang salah satunya melalui vaksin,” kata Tjhai Chui Mie, Selasa (19/1/2021).

Dia pun membandingkan, jika seorang Presiden saja berani menerima vaksin yang pertama kali sebelum didistribusikan ke masyarakat. 

“Sehingga apa yang dilakukan bapak Presiden RI itu sudah membuktikan kepada masyarakat bahwa vaksin itu benar-benar untuk kebaikan kita semua. Jadi jangan takut,” tuturnya.

Dia pun meminta Dinas Kesehatan dan KB untuk gencar melakukan sosialisasi pentingnya pemberian vaksin Sinovac kepada masyarakat.

“Meskipun jadwal pemberian vaksin masih belum bisa dipastikan, namun sosialisasi harus tetap digencarkan,” katanya.

Menurutnya, tempat penyimpanan vaksin saat ini sudah pihaknya siapkan. Hanya saja, sampai hari ini vaksin tersebut masih belum tiba di Kota Singkawang. 

“Apabila jadwalnya sudah ditentukan, masyarakat Kota Singkawang jangan merasa takut dan khawatir,” ujarnya. 

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan dan KB Singkawang, Barita P Ompusunggu mengatakan, vaksin COVID-19 tidak bisa diberikan kepada orang yang sedang menyusui dan sedang dalam keadaan sakit berat yang disertai dengan penyakit komorbid. 

“Mengenai sanksi bagi warga yang menolak, memang sampai saat ini masih belum ada petunjuk,” katanya. 

Sejauh ini, Dinas Kesehatan Kota Singkawang telah melakukan persiapan untuk pemberian vaksin, baik itu dari kesiapan gudang dan vaksinatornya.

“Dinas Kesehatan telah melakukan persiapan baik dari Boox untuk penyimpanan vaksin bahkan ada 10 Puskesmas. Dan kita juga telah melakukan pelatihan vaksinator sebanyak 40 orang. Dimana setiap puskesmas nantinya ada 4 orang vaksinator,” ujarnya.

Dia menegaskan, Kota Singkawang telah siap untuk melakukan vaksinasi yang telah diinstruksikan bapak Presiden RI.

“Yang jelas kita sudah siap melakukan instruksi bapak Presiden,” katanya.