Bagikan

Singkawang, MC – Kampung Keluarga Berencana (KB) merupakan satuan setingkat RW, dusun atau setara dengan kriteria tertentu yang didalamnya terdapat keterpaduan program kependudukan, keluarga berecana dan pembangunan keluarga serta sektor terkait.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan dan KB Singkawang, dr. Barita pada Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Program Nasional Gotong Royong Pembangunan Kawasan Kampung KB di kantor Wali Kota Singkawang, Kamis (18/2/2021).

“Kriteria dari Kampung KB diantaranya, kumuh, pesisir, daerah aliran sungai (DAS), bantaran kereta api, kawasan miskin, terpencil, perbatasan, kawasan industri, kawasan wisata, dan padat penduduk,” kata Barita.

Adanya kampung KB, kata Barita  bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan peran pemerintah, dan LSM, khususnya di kota Singkawang. Memfasilitasi, mendampingi, dan membina masyarakat agar terwujud keluarga kecil berkualitas.

Ia mengatakan untuk di Kota Singkawang terdapat lima wilayah kampung KB. Diantaranya Kelurahan Kuala Kecamatan Singkawang Barat, Kelurahan Sekip Lama Kecamatan Singkawang Tengah dan Kelurahan Sagatani Kecamatan Singkawang Selatan.

“Kemudian Kelurahan Mayasopa Kecamatan Singkawang Timur dan Kelurahan Semelagi Kecamatan Singkawang Utara,” ujarnya.

Barita mengungkapkan ada beberapa kemajuan di kampung KB. Salah satunya kampung KB di Jalan Dulhaji RT 16 Kelurahan Sekip Lama Kecamatan Singkawang Tengah.

“Disana telah tersedia rumah bibit bantuan Dinas Pertanian. Setiap minggu masyarakat melakukan kerja bakti membersihkan jalan, lingkungan, dan drainase. Lapangan badminton dan nama gang juga sudah dibuat,” katanya.

Ia juga mengatakan kemajuan berkat kerjasama dengan masyarakat kampung KB di kelurahan Kuala RT 10 dan 11, Singkawang Barat.

Rumah bibit, Intalasi Pembangunan Air Limbah (IPAL) berbasis masyarakat, rumah data dan taman baca, taman mangrove, lokasi wisata baru telah tersedia di kelurahan Kuala.

Menurutnya, Dinas Perumahan, pemukiman, dan pertanahan (Perkimta) kota Singkawang melalui program Kota Tanpa kumuh (KOTAKU) juga telah membangun water front.

Nantinya, akan diusulkan kampung KB ke enam yaitu di Kelurahan Sedau, kecamatan Singkawang Selatan. “Sarana dan prasarana yang sudah tersedia adalah akses jalan, rumah produksi olahan laut, dan lantai jemur hasil laut,” ungkapnya.

Sementara, Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan, Libertus berharap dengan adanya kampung KB beserta program masing-masing kelurahan dapat mendukung sektor pariwisata kota Singkawang.

Ia juga berharap akan sinergi yang baik dari Pemerintah Kota Singkawang, Perangkat Daerah Kota Singkawang, dan masyarakat.

“Kampung KB ini adalah program yang baik. Program ini bisa menunjang perwujudan kota wisata. Saya harap OPD terkait dan masyarakat berkolaborasi menjaga kampung KB di kelurahan masing-masing,” katanya.

Libertus mengatakan Pemerintah kota Singkawang siap mendukung kebutuhan setiap kelurahan di kota Singkawang. Ia memintap agar setiap kelurahan membuat pendataan dan laporan yang jelas.

“Pemkot sangat mendukung kebutuhan tiap kelurahan. Sampaikan data dan laporan yang jelas,” ujarnya. *MC/Td