Bagikan

Singkawang, MC – Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Kesehatan dan KB (Dinkes K Kota Singkawang menyelenggarakan berbagai kegiatan antara lain sunatan massal, dalam rangka menyambut Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55.

Sekretaris Dinkes KB, Antin Suprihatin mengatakan rangkaian HKN ke 55 di Kota Singkawang diawali dengan kegiatan  sunatan massal yang telah diselenggarakan sejak Jumat (4/10/2019) dengan diikuti oleh 60 anak.

“Peserta  berasal dari lima kecamatan, pelaksanaan sunatan massal dilakukan pada 4 Oktober 2019 di aula Dinkes KB dan UPT Puskesmas Singkawang Timur. Kegiatan ini melibatkan tenaga kesehatan yang ada di 10 UPT PKM,” kata Antin, Minggu (6/10/2019).

Sunatan massal ini, jelas Antin, diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke -55 dan sekaligus dalam rangka Peringatan Hari Jadi Pembentukan Kota Singkawang yang ke 18. 

“Sunatan massal ini didukung oleh berbagai pihak baik para kepala Puskesmas dan tenaga medis. Peserta sunatan massal juga mendapat bingkisan berupa baju koko, kain sarung dan peci dari panitia penyelenggara,” ungkap Antin.

Lebih lanjut Antin menyampaikan untuk memeriahkan peringatan HKN ke-55, selain sunatan massal  panitia juga mengagendakan rangkaian kegiatan .

Diantaranya upacara dan resepsi HKN, perlombaan dan OR, kegiatan ilmiah, jalan santai, lomba mewarna gambar, senam peregangan dan kegiatan bakti sosial.

“Secara umum, tujuan kegiatan HKN untuk meningkatkan kualitas kesehatan dengan melibatkan seluruh stakeholder terkait, pemerintah hingga masyarakat untuk menggalakkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas)  dalam kehidupan sehari-hari,” kata Antin.

Germas adalah sebuah gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat untuk mewujudkan kesehatan semesta bagi kita semua.

Terkait sunatan massal Antin menjelaskan secara khusus, tujuan dari kegiatan sunatan massal adalah untuk menghidupkan kembali budaya dan syiar dalam masyarakat, membantu masyarakat untuk memahami serta melaksanakan khitan sesuai dengan perintah dan ajaran agama.

Selain itu juga, untuk meringankan beban masyarakat dari sudut pandang ekonomi dan juga bertujuan mengurangi risiko infeksi penyakit seksual menular dan menjaga dan melindungi organ seksual laki-laki agar selalu sehat.

“Melalui sunatan massal ini merupakan peluang untuk berbagi kebahagiaan dari para insan kesehatan dan organisasi profesi yg ada di Kota  Singkawang kepada masyarakat untuk mewujudkan Germas,” katanya.

MC. Kota Singkawang