Bagikan

Singkawang, MC – Wali Kota Singkawang meresmikan Klinik Fertilitas Indonesia di RSU Harapan Bersama, Minggu (28/11/2021). Klinik Fertilitas Indonesia ini merupakan klinik medis yang membantu pasangan, dan kadang-kadang individu yang ingin menjadi orang tua tetapi karena alasan medis tidak dapat mencapai tujuan ini secara alami.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menyambut baik kehadiran klinik fertilitas di RSU Harapan Bersama kota Singkawang. Ia menilai kehadiran klinik fertilitas di kota Singkawang akan membantu masyarakat kota Singkawang yang mengikuti program kehamilan.

“Sekarang masyarakat kota Singkawang yang mengikuti program kehamilan tidak perlu jauh-jauh ke luar kota. Hadirnya klinik fertilitas di kota Singkawang membantu meminimalisir kebutuhan pasutri mulai dari segi waktu, dana, dan tenaga.” ujarnya.

Ia mengapresiasi peran serta RSU Harapan Bersama selaku stakeholder yang turut membangun dan memperhatikan kesehatan masyarakat kota Singkawang. Dalam hal ini, peranan yang dimaksud adalah membantu masyarakat untuk mendapatkan keturunan dan menjaga kesehatan kandungan.

Kepala Direktur RSU Harapan Bersama dr. Verdiana mengatakan setiap pasangan suami istri (pasutri) yang mengikuti program kehamilan akan dilakukan assessment terlebih dahulu. Klinik menerapkan sejumlah tes diagnosis dan terkadang perawatan medis yang sangat canggih untuk mencapai konsepsi dan kehamilan.

“Setiap pasutri yang mengikuti program kehamilan akan dilakukan assessment terlebih dahulu. Setiap pasutri akan mendapatkan perawatan, seperti induksi ovulasi, intervensi bedah dan proses inseminasi buatan dengan kualitas sperma yang telah ditingkatkan.” ujarnya.

Ia berharap kehadiran klinik ini menjadi solusi bagi pasutri yang kesulitan untuk mendapatkan keturunan.

“Kami berharap dengan adanya klinik ini menjadi solusi bagi pasutri yang kesulitan untuk mendapatkan keturunan. Semoga kehadiran klinik ini bermanfaat dan menjadi bagian dari masyarakat yang dapat menyumbang kemajuan kota Singkawang.” ujarnya.

Bidang Informasi dan Komunikasi Publik