Bagikan

Singkawang, MC – Pemerintah Kota Singkawang menggelar Sosialisasi Kebijakan Pinjaman Daerah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Hotel Swissbell, Selasa (5/1/2021).

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengatakan pinjaman daerah merupakan salah satu upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Program dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) ini bakal diterima Kota Singkawang.

“Dalam kegiatan ini kita mengundang seluruh Anggota DPRD Singkawang, mengenai proses atas disetujuinya Program PEN oleh Kementerian Keuangan melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI),” kata Tjhai Chui Mie.

Persetujuan tersebut disampaikan Wali Kota kepada seluruh Anggota DPRD, agar para wakil rakyat bisa mengetahui apa-apa saja program kegiatan yang akan dilakukan dalam dana PEN yang akan diterima Kota Singkawang.

“Setelah kita sosialisasikan, bahwa seluruh Anggota DPRD Singkawang mendukung program yang akan dilaksanakan. Mudah-mudahan bisa segera direalisasikan secepatnya di tri wulan 2021, mengingat kita juga dikejar untuk capaian penyerapan anggaran,” ujarnya.

Kepada masyarakat Kota Singkawang, diminta untuk bisa memantau pekerjaannya, sehingga kualitas pekerjaan menjadi baik. Melalui anggaran PEN, kata Wali Kota, akan banyak yang bisa dilakukan, terutama di bidang infrastruktur. Makanya, dia terus mengharapkan agar pemerintah pusat bisa terus mendukung untuk percepatan pembangunan Kota Singkawang.

“Karena suatu kota bisa dikatakan maju, apabila infrastrukturnya sudah bagus,” ungkapnya.

Diungkapkan Tjhai Chui Mie, Kota Singkawang menjadi satu-satunya daerah di pulau Kalimantan yang bakal mendapat Program PEN. Penandatangan kerjasama ini dilakukan di Jakarta pada 30 Desember 2020 oleh Wali Kota bersama pemerintah pusat.

“Jumlah dana yang akan dikucurkan pemerintah pusat ke Kota Singkawang sebesar Rp200 miliar. Program ini diharapkan dapat mendongkrak sektor yang sangat mempengaruhi perekonomian daerah,” jelasnya.

Kucuran dana sebesar Rp200 miliar ini, kata Wali Kota, akan dialokasikan untuk PUPR sebesar Rp150 miliar dan Rp50 miliar untuk Dinas Pendidikan.

Guna mempercepat rencana realisasi anggaran PEN, Pemkot Singkawang sudah mempersiapkan mulai rencana kerja anggaran program, DED dan perangkat teknis lainnya.