Bagikan

Singkawang, MC – Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Kota Singkawang terpaksa harus melakukan pengalihan arus lalu lintas sementara untuk mendukung pemasangan gerbang kota pusaka di jembatan Rusen, Jalan Budi Utomo, Senin (17/2/2020). 

“Pengalihan arus lalu lintas ini akan berlangsung selama dua hari (Senin-Selasa), kemudian akan berjalan seperti biasa,” kata Kepala Dinas Perhubungan Singkawang, Petrus Yudha Sasmita. 

Untuk sementara waktu, katanya, pengendara yang berasal dari Jalan Merdeka ke Jalan Budi Utomo akan dialihkan ke Jalan Setia Budi. 

Demikian pula bagi pengendara yang berasal dari Jalan Setia Budi ke Jalan Budi Utomo akan pihaknya alihkan ke Jalan Sejahtera. 

“Terkait dengan pengalihan arus lalu lintas ini, saya minta masyarakat bisa memaklumi dan bersabar, semoga pemasangan gerbang kota pusaka di jembatan rusen dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya. 

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Singkawang, AKP Syaiful Bahri mengatakan, pada dasarnya pihak kepolisian siap mendukung program pembangunan gapura kota pusaka di Singkawang.

“Sehingga, mendasari daripada surat permohonan pelaksana kegiatan, kami mulai hari Senin sampai Selasa akan mengadakan pengalihan arus lalu lintas,” katanya. 

Jadi, disampaikan kepada masyarakat Singkawang, bahwasannya akan ada pengalihan arus, bukan penutupan arus yang tujuannya adalah untuk memperlancar arus lalu lintas. 

“Bagi masyarakat dari Jalan Merdeka ingin menuju jembatan Rusen, sementara ini berbelok ke kanan ke Jalan Setia Budi. Begitu pula dari Jalan Setia Budi berbelok ke kanan ke Jalan Sejahtera,” ujarnya. 

Terkait dengan pengalihan arus lalu lintas ini, pihaknya juga sudah memasang rambu-rambu seperti Barikade dan Traffic Cone untuk membatasi arus lalu lintas agar masyarakat tidak merasa bingung sekaligus untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya.