Bagikan

Singkawang, MC – Kali ketiga Pemerintahan Kota Singkawang meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam opini laporan keuangan dari BPK RI.

Penyerahan penghargaan WTP ini diserahkan oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Wilayah Kalbar H Edih Mulyadi kepada Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie di kantor Wali Kota Singkawang, Selasa (13/10/2020).

“Kami ucapkan selamat kepada Pemkot Singkawang yang sudah tiga tahun ini konsisten meraih predikat WTP,” ungkap Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Wilayah Kalbar H Edih Mulyadi.

Edih pun menyampaikan agar Pemkot Singkawang untuk terus mempertahankan konsisten yang ada sehingga bisa terus meningkatkan kualitas laporan keuangan. Dimana kuncinya adalah sinergisitas antar OPD untuk melakukan yang terbaik.

Selain itu, Edi menambahkan meski WTP ada catatan yang sudah disampaikan ke Pemkot Singkawang. Catatan itu terkait dua hal yakni masalah dana BOS dan terkait volume pekerjaan.

Selain konsistensi, Edih juga mengingatkan Pemkot Singkawang untuk tidak lengah dengan kondisi yang ada. Apalagi, kata Edih, tahun 2020 ini kondisinya exstra Ordinary, yang mana adanya relaksasi dari pemerintah pusat terkait pengelolaan keuangan, seperti keringan keringanan pemerintah pusat dalam mengelola anggara. 

“Tapi jika relaksasi ini tidak disikapi dengan hati hati bisa berpotensi setidaknya maladministrasi, ini perlu menjadi perhatian,” ucapnya.

Oleh sebab itu menyikapi agar tidak ada Fraud (kecurangan) maka ketepatan dan kehati-hatian harus jadi perhatian, karena kedua hal tersebut bak dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Namun ia percaya dibawah kepemimpinan ibu Tjhai Chui Mie selaku Wali Kota hal tersebut bisa berjalan. “Karena untuk pencegahan tidak terjadi Fraud salah satunya caranya adalah mengedepankan aplikasi sistem yang bisa mencegah itu terjadi (Fraud,red), dengan tetap mempertahankan integritas ASN itu sendiri,”katanya.

Raihan predikat WTP ini pun, kata Edih, bisa menjadi sesuatu yang patut diketahui masyarakat. Memang, tambah Edih, predikat WTP bukan segala segalanya, tapi modal utama yang menunjukkan bahwa laporangan keuangan suatu pemerintahan daerah tersebut sudah dilakukan secara standar laporangan keuangan “Ini adalah kualitas tertinggi tata kelola keuangan, artinya pemerintah sudah mengelola keuangan ini dengan cara cara benar dengan benar dengan tata kelola,” ujarnya.

Selain itu, adanya raihan WTP ini bagi pemerintah daerah semestinya bagi mereka yang mengerti maka menjadi iklim baik bagi daerah. “Secara teori bisa menjadi daya tarik investor untuk berinvestasi karena tata kelola keuangan sudah bagus, apalagi potensi Singkawang memiliki daya tarik itu,” jelasnya.

Disinggung terkait reward atas raihan WTP ini, Edih menyampaikan memang ada penghargaan secara nominal. Dimana penghargaan itu berupa Dana Insentif Daerah (DID). 

“Tapi sekali lagi DID ini bukan hak namun imbalan prestasi, yang namanya prestasi tentu diperlombakan. Selain syaratnya pertama WTP, kedua penetapan APBD tepat waktu, dan melaksanakan E-Gov, dimana Singkawang sudah memenuhi tiga syarat ini namun ada juga 11 syarat lainya. Lalu bersaing dengan 450 an kabupaten/kota, pakai sistem rangking sesuai nilai masing masing variabel, dirangking seluruh indonesia kemudian dikluster. Kebetulan tahun 2021, Singkawang lepas,” katanya.  

Sementara itu, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengucapkan terima kasih atas penilaian pelaporan keuangan dengan raihan WTP oleh Menteri Keuangan RI melalui Ditjen Perbendaharaan Provinsi Wilayah Kalbar. 

“Terima kasih kepada Ibu Sri Mulyani, terima kasih jugas atas kerja keras seluruh OPD sehingga laporan keuangan bisa sesuai aturan yang ada dan mendapat predikat WTP,” ucapnya.

Raihan ini tentu, kata dia, menjadi dorongan sekaligus motivasi pihaknya untuk mempertahankan prestasi dan kedepannya lebih baik lagi. Untuk  catatan yang disampaikan kepada pihaknya, maka ia akan segera melakukan tindak lanjut atas catatan tersebut. 

“Akan kita tindak lanjuti catatan yang disampaikan sehingga laporan menjadi  clear and clean nantinya dengan memanggil OPD terkait,” jelasnya.

Bagi dirinya selaku kepala daerah, kata Tjahi Chui Mie, raihan WTP ini meningkatkan kepercayaan diri daerah maupun dirinya pribadi. “Karena apa jadi percaya diri karena ini modal kita untuk menawarkan potensi Singkawang ke investor, kemudian modal tawar Kota Singkawang terhadap daerah lainya,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, ia menekankan kepada setiap OPD untuk terus meningkatkan sinergisitas dan semagat pantang lelah meraih prestasi. “Karena sinergisitas, tim yang solid, semangat tinggi maka kita bisa meraih kesuksesan. Tiada kesuksesan bisa tercapai tanpa pengorbanan dan kerja keras,” katanya.