Bagikan

Singkawang, MC – Akhir-akhir ini di media sosial kembali dihebohkan dengan penyebaran informasi tentang pembuatan SIM (Surat Izin Mengemudi) kolektif melalui pesan WhatsApp. 

Penyebaran itu juga tak terkecuali terjadi di Kota Singkawang, sehingga banyak masyarakat yang bertanya hingga mendatangi Satpas Polres Singkawang tentang informasi tersebut.

Menyikapi hal tersebut, Kapolres Singkawang AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo melalui Kasat Lantas Polres Singkawang, AKP Syaiful Bahri membenarkan, bahwa sudah banyak masyarakat Kota Singkawang yang datang untuk bertanya mengenai informasi tersebut.

“Saya tegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks atau bohong,” kata Syaiful, Senin (24/2/2020).

Karena, sampai saat ini pembuatan SIM (Surat Izin Mengemudi) harus sesuai dengan prosedur yang berlaku. 

“Dan kami imbau kepada masyarakat Kota Singkawang untuk tidak cepat percaya mengenai informasi yang beredar luas, tetapi cari tahu terlebih dahulu tentang kebenarannya,” ujarnya.

Menurutnya, kabar yang beredar luas itu menyebutkan peserta hanya datang lalu foto. Untuk mengantisipasi semakin bertambah luasnya berita hoax tersebut, pihak Satlantas Polres Singkawang sudah melakukan sosialisasi melalui media sosial.

Dia mengingatkan, masyarakat untuk tidak takut saat menghadapi ujian teori maupun praktek. 

“Mengingat semuanya bisa dipelajari baik melalui internet atau Youtube khususnya pada ujian teori. Sedangkan pada ujian prakteknya, masyarakat selaku pemohon SIM bisa mengikuti program Coaching Clinik setiap hari di Kantor Satlantas Polres Singkawang untuk melakukan latihan,” jelasnya.