Bagikan

Singkawang, MC – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Singkawang bersama relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana), mengevakuasi warga lanjut usia, warga yang sakit, dan balita dari permukiman bantaran Sungai Singkawang, Kalimantan Barat, Senin (30/4/2019).


Singkawang, MC – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Singkawang bersama relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana), mengevakuasi warga lanjut usia, warga yang sakit, dan balita dari permukiman bantaran Sungai Singkawang, Kalimantan Barat, Senin (30/4/2019).

Evakuasi dilakukan, karena debit air di kawasan tersebut mulai naik, akibat curah hujan yang meningkat di Kota Singkawang, sejak Minggu (28/4/2019)siang.

“BPBD bersama Tagana melakukan evakuasi di Kelurahan Pasiran, Singkawang Barat. Fokus saat ini evakuasi dilakukan kepada warga Lansia, balita, ataupun warga yang sedang sakit. Evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet,” kata Jayadi, Kepala Seksi Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Singkawang.

Kawasan permukiman di bantaran sungai Singkawang ini, memang rutin dilanda banjir, jika curah hujan di Kota Singkawang meningkat.

Menurut data BPBD Kota Singkawang, sedikitnya ada 95 orang yang tinggal di kawasan tersebut. Jayadi khawatir apabila debit air terus meningkat, sedangkan hingga kini sejumlah warga tidak mau dievakuasi.

Jayadi menambahkan, saat ini, BPBD sudah menyiapkan penampungan untuk menampung warga yang terkena dampak banjir di wilayah Sakok, Kota Singkawang.

“Sejumlah warga masih enggan mengungsi, dengan alasan menjaga harta benda mereka di rumah,” terangnya.

Jayadi menjelaskan, menurut pantauan BPBD Singkawang, selain di Pasiran dua titik lain di Kota Singkawang yang juga terdeteksi banjir yakni di Kelurahan Sekip dan Bukit Batu.

Jayadi mengimbau agar warga tidak membiarkan anak-anak mereka bermain air, terutama di dekat sungai atau parit, karena arus air cukup deras.

“Untuk jumlah pengungsi sedang dilakukan pendataan, karena ini masih berlangsung evakuasi,” katanya. Selanjutnya para pengungsi ini akan dibawa ke shelter di wilayah Sakok Singkawang.

(Media Center Singkawang)