Bagikan

Singkawang, MC – Komandan Brigadir Infantri 19/Khatulistiwa (Brigif 19/KH), Kolonel Inf. Rama Pratama, M.Si (Han), disambut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Singkawang, Drs. Ahyadi, MM, ketika berkunjung. Bersama staf pendamping, kegiatan dengan maksud menjalin silahturahmi dan membangun komunikasi itu berlangsung di Media Center Kominfo, Kamis (16/7/2020).

Standar Pelayanan Adaptasi Kebiasaan Baru Dinas Kominfo diikuti olehnya yang baru pertama kali menjejakan kaki di Kota Singkawang. Satu per satu urutan protokol kesehatan diikuti dengan panduan staf petugas. Mulai dari Thermo Scan, membersihkan tangan dengan Hand Sanitizer yang tersedia selanjutnya jarak pertemuan dan masker yang menyesuaikan adat ketimuran Indonesia.

Dalam pertemuan, Komandan yang membawahi tiga Batalyon Infantri di Kalimantan Barat itu mendapatkan arahan Pangdam XII Tanjungpura melalui Video Conference (vidcon) yang baru usai berlangsung. Vidcon beserta sarana dan prasarana pendukung teknologi informasi menjadi kebutuhan, ditambah dengan situasi Gobal Pandemi Covid-19.

“Kami (Brigif 19/KH) juga memiliki fasilitas vidcon. Baru saja selesai Vidcon dengan Pangdam,” ujarnya yang pernah menjabat Komandan KODIM  0507/Bekasi.

Namun, Perwira ramah yang juga pernah bertugas di beberapa wilayah bagian Indonesia ini mengakui, pentingnya saling koordinasi dalam saling mendukung pelaksanaan tugas, khususnya yang berkaitan informasi dan komunikasi.

Kunjungannya ke Organisasi Perangkat Daerah (Dinas/Badan), didasari pemikiran bahwa tugas pokok antara BRIGIF dan KODIM (dalam FORKOPIMDA) berbeda, namun secara tugas kedinasan dalam suatu wilayah, maka koordinasi dan komunikasi tetap harus terjalin.

“Sekarang informasi bisa cari-cari dulu diinternet. Beberapa informasi tentang Singkawang dari sumber internet. Informasi pertama yang saya dapat adalah video kegiatan bersepeda yang lihat di Youtube. Saya coba cari informasi dan bertanya, ternyata jawabnya juga bersepeda.” Ucapnya dan menapak tilas waktu lampau saat bertugas.  

Sambil memuji cita rasa kuliner di Singkawang, percakapan hangat dalam suasana mencair itu membawa informasi dirinya ketika Latsitarda Taruna Akademi Militer di tahun 1998 di Kalimantan Tengah hingga membangkitkan hobinya yang memiliki cukup bersepeda mengitari Kota Singkawang.

“Wah. Padahal saya sedang program diet,” ujarnya seraya tertawa akrab.

Ahyadi, membalas suasana akrab itu menjadi kekeluargaan. Saat ini melakukan progress terhadap Dinas yang dipimpinnya membangun sarana dan infrastruktur pendukung. Tak sekedar informasi yang berkaitan institusi pemerintah. Sebagai Kota Jasa dan Perdagangan, maka kuliner khas yang mendukung kepariwisataan juga dipublikasi, selain letak dan kondisi geografis serta aktivitas pembangunan.

“Belum ke Kalbar, kalau belum ke Singkawang,” kata Ahyadi menegaskan jargon pariwisata Pasti Ke Singkawang.

Selanjutnya, berterima kasih dan mengutarakan rasa hormat atas kunjungan tersebut. Mendukung sesuai tugas dan fungsi Kominfo.