Bagikan

Singkawang, MC – Dimasa pandemi covid 19 saat ini proses pembelajaran masih dilakukan dengan sistem daring atau online. Hal ini mengakibatkan kebutuhan akses internet untuk pembelajaran online semakin meningkat. 

Menanggapi hal tersebut Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Singkawang telah mendistribusikan bandwith ke 29 OPD dan 26 Kelurahan se Kota Singkawang. Bandwith tersebut juga dapat digunakan pelajar untuk mengerjakan tugas pembelajaran secara online.

“Ini menjadi terobosan Dinas Kominfo yang menyediakan akses wifi gratis dan menjadi solusi kepada pelajar yang memerlukan akses internet saat pembelajaran daring atau online,” ungkap Kepala Bidang E-Goverment dan Telematika Dinas Kominfo, Evan Ernanda, Senin (10/8/2020).

Pihaknya, kata Evan, telah mengimbau kepada kelurahan-kelurahan untuk membuka ruang akses pemanfaatan wifi gratis untuk para pelajar. 

“Artinya bandwith yang telah didistribusikan dapat dimanfaatkan wifi gratis utk pelajar. Kita hanya menyiapkan bandwith sedangkan kelurahan menyiapkan ruang, jadwal serta pengawasan. Karena kelurahan lebih paham dengan kondisi wilayahnya,” ujarnya.

Evan mengatakan saat ini baru Kelurahan Sungai Garam Hilir yang telah membuka ruang akses wifi gratis. Ia berharap penyediaan ruang akses wifi gratis ini menjadi sumbangsih pemerintah kota dalam mengatasi kebutuhan internet yang diperlukan orangtua dan pelajar.

“Semoga ini menjadi sumbangsih pemerintah kota untuk mengatasi kebutuhan internet siawa dalam pembelajaran online. Dan semoga kelurahan lain dapat mengikuti hal yang sama,” harapnya.

Sementara itu, Lurah Sungai Garam Hilir, Dedy Wahyudi mengatakan fasilitas Wifi gratis untuk pelajar tersebut merupakan terobosannya dalam membantu meringankan beban orangtua pelajar akibat dampak dari Pandemi Covid-19.

“Wifi gratis ini disediakan untuk pelajar yang saat ini masih mengikuti proses pembelajaran daring selama pandemi Covid-19, yang tentunya orangtua tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membeli kuota internet,” katanya.

Meskipun gratis, kata Dedi, pihaknya telah menyediakan petugas untuk memberikan pengawasan kepada pelajar yang menggunakan fasilitas tersebut. Agar tidak disalah gunakan oleh pelajar seperti bermain game atau atau mengakses konten yang tidak berhubungan dengan pelajaran.

Petugas juga akan mengawasi pelajar agar tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan air dan sabun yang telah disediakan.

“Layanan gratis wifi di Kantor Lurah Sungai Garam Hilir dapat digunakan pelajar setiap harinya di ruangan yang telah disediakan di Kantor Lurah mulai dari pukul 09.00 sampai 16.00 WIB. Tetapi untuk Sabtu dan Minggu, hanya bisa di teras Kantor Lurah,” ujar Dedi.

Ia berharap, layanan gratis wifi tersebut dapat diterapkan oleh pihak-pihak lain, sehingga banyak orang tua dan pelajar yang terbantu.