Bagikan

Singkawang, MC – Guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polres Singkawang bersama TNI terus melakukan langkah koordinasi dengan masyarakat dan sejumlah pihak, termasuk Masyarakat Peduli Api (MPA) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Singkawang, Kalimantan Barat.

“Terlaksananya kegiatan koordinasi dan pengecekan terhadap alat pemadam api dengan MPA sebagai upaya pencegahan dan mengatasi Karhutla bila ada, sehingga cepat untuk dipadamkan dan tidak menimbulkan kabut,” ungkap Kapolsek Singkawang Utara AKP Harsoyo, Kamis (18/2/2021).

Pihaknya juga mengajak agar tanggap dan senantiasa peka terhadap perkembangan karhutla. “Jika memang melihat kebakaran hutan dan lahan tentu langsung lapor,” jelas dia.

Sementara itu, Sekretaris BPBD Kota Singkawang, Christian Valentinus mengimbau masyarakat agar senantiasa berpartisipasi aktif untuk selalu waspada dengan karhulta, mengingat sudah hampir sepekan Kota Singkawang tidak hujan. “Kita imbau masyarakat jangan membakar lahan pada sembarang tempat apalagi di lahan yang kering. Karena hal tersebut sangat berpotensi menimbulkan karhutla,” katanya.

Dia menyarankan, jika terjadi lahan yang terbakar, masyarakat diminta untuk segera lapor RT, Lurah, Camat, BPBD, dan Manggala Agni. Pihaknya bersyukur sampai hari ini belum ada kejadian kebakaran hutan maupun lahan di wilayah Kota Singkawang.

“Kita akan terus berupaya untuk meminimalisasi karhutla di Singkawang dengan melakukan patroli monitor ke daerah-daerah yang rawan terbakar,” kata dia.

Dia mengajak masyarakat Kota Singkawang untuk bersama-sama menjaga alam, hutan, gunung, dan sungai sebagai sumber mata air. “Mari kita jaga alam, maka alam akan menjaga kita,” ujar dia.

Sebelumnya Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji berharap pemerintah kabupaten/kota segera menetapkan status siaga karhutla. Pasalnya, karhutla kembali melanda beberapa daerah, menyusul lebih dari sepekan tidak terjadinya hujan di provinsi ini.

“Mengingat saat ini kondisi di Kalbar sudah lebih satu minggu tidak turun hujan, saya harap pemda kabupaten/kota segera menetapkan siaga karhutla,” kata dia.