Bagikan

Singkawang, MC – Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie membuka Pelatihan Dasar calon pegawai negeri sipil (CPNS) golongan III angkatan LXX tahun 2021 kota Singkawang di gedung diklat BPKSDM Singkawang, Rabu (24/2/2021).

Kegiatan turut dihadiri Kepala BPSDM provinsi Kalimantan Barat, Sekretaris BKPSDM kota Singkawang Supriati, Kepala Perangkat Daerah dan peserta pelatihan dasar CPNS.

Wali Kota Tjhai Chui Mi berpesan agar peserta CPNS memegang teguh sikap disiplin. Ia meminta agar setiap peserta menerapkan protokol kesehatan selama pelatihan berlangsung.

“Pegang teguh disipiln waktu dan disiplin kerja. Punyai visi misi dan cita-cita untuk menjadi PNS yang terbaik. Kegiatan apapun dapat diikuti dan dikembangkan jika dilakukan dengan sepenuh hati. Jangan hanya karena takut sama pimpinan, tapi harus mandiri dan berinisiatif menjadi pribadi yang baik,” pesannya.

Sebagai contoh, Ia mengandaikan peserta Latsar sebagai pengendara bermotor. Pengendara bermotor yang baik mematuhi protokol berkendara, seperti membawa surat berkendara, menggunakan helm dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Kepatuhan ini bukan didasari rasa takut ditilang, namun demi keselamatan bersama dan kelancaran berkendara.

Dikatakan Tjhai Chui Mie untuk membentuk sosok PNS yang profesional sebagaimana diamanahkan dalam UU nomor 5 tahun 2014, perlu adanya suatu pembinaan yang terintegrasi dari seluruh tahapan Manajemen Aparatur Sipil Negara terutama melalui jalur Pendidikan dan Pelatihan. Ia berpesan agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh.

“Ikuti pelatihan ini dengan bersemangat dan bersungguh-sungguh. Jika tidak memenuhi persyaratan, maka akan dinyatakan gugur. Apabila gagal, LatSar ini hanya bisa diikuti satu kali saja. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” Ujarnya.

Selain itu, selaku kepala daerah, Ia meminta peserta memiliki pola pikir sebagai pelayan yang dicintai masyarakat. Baginya, tidak hanya kinerja saja yang dinilai, tetapi bagaimana pelayan masyarakat harus bisa bermartabat dan berperilaku baik.

“Kita selaku pelayan masyarakat, semua aspek akan selalu dinilai oleh orang lain. Yang menilai tidak hanya masyarakat saja. Bisa keluarga kita, tetangga, rekan kerja, dan masih banyak lagi. Maka dari itu, penting bagi seorang ASN untuk berilmu dan berbudi pekerti luhur yang seimbang,” ungkapnya.

 “Ikuti pelatihan ini dengan bersemangat dan bersungguh-sungguh. Jika tidak memenuhi persyaratan, maka akan dinyatakan gugur. Apabila gagal, Latsar ini hanya bisa diikuti satu kali saja. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” tambahnya.

Sekretaris BKPSDM Singkawang,Supriati mengatakan pelatihan ini berlangsung selama 51 hari. Struktur kurikulum pelatihan dasar CPNS kota Singkawang, yaitu Kurikulum pembentukan karakter PNS dan Kurikulum penguatan kompetensi bidang tugas.

“Selama 18 hari, jam pelajaran dilaksanakan secara klasikal. 30 hari pada unit kerja masing-masing. Yang terakhir, 3 hari seminar Evaluasi Aktualisasi,” kata Supriati.

Ia mengatakan peserta Latsar CPNS golongan III angkatan LXX tahun 2021 kota Singkawang berjumlah 40 orang. Peserta berasal dari Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan kota Singkawang.

Diantaranya, Sekretariat Daerah kota Singkawang sebanyak 2 orang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebanyak 24 orang,  Dinas Kesehatan dan KB sebanyak 2 orang. RSUD dr. Abdul Aziz sebanyak 3 orang dan Inspektorat Daerah sebanyak 4 orang.

“Dan masing-masing 1 orang peserta dari Bappeda, Disperidagkop dan UKM, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga kota Singkawang,” ujarnya.

Ia mengatakan tujuan penyelenggaraan kegiatan ini untuk membentuk PNS yang profesional, membela negara, dan memiliki nilai dasar profesi PNS. Ia berharap pelatihan ini membentuk peserta LatSar yang mampu melaksanakan tugas dan perannya sebagai pelayan masyarakat.

Sementara, Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Barat, Suprianus Herman mengapresiasi dan mendukung Pemkot Singkawang dalam kegiatan ini.

“Singkawang menjadi pelopor pelaksana kegiatan diklat CPNS secara klasikal di Indonesia. Semua ini berkat dukungan Satgas Covid-19 Singkawang. Saya harap setiap peserta patuhi protokol kesehatan. Jaga kesehatan, supaya bisa menyelesaikan hingga tahap akhir,” harapnya.

 “Pegang teguh disipiln waktu dan disiplin kerja. Punyai visi misi dan cita-cita untuk menjadi PNS yang terbaik. Kegiatan apapun dapat diikuti dan dikembangkan jika dilakukan dengan sepenuh hati. Jangan hanya karena takut sama pimpinan, tapi harus mandiri dan berinisiatif menjadi pribadi yang baik” Pesannya.

“Ikuti pelatihan ini dengan bersemangat dan bersungguh-sungguh. Jika tidak memenuhi persyaratan, maka akan dinyatakan gugur. Apabila gagal, LatSar ini hanya bisa diikuti satu kali saja. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.” Tambahnya. *MC/Td